Teknik Elektro, FTIK, Universitas Hang Tuah, Jl, Arief Rahman Hakim 150 Keputih Sukolilo Surabaya

(031)5945864, 50945894 teknik.elektro@hangtuah.ac.id
<p>Yudisium merupakan proses penentuan kelulusan dan  pengecekkan seluruh kegiatan mahasiswa selama masa studi. Mahasiswa wajib mengikuti yudisium dengan ketentuan sebagai berikut : Telah menempuh seluruh beban studi sesuai dengan kurikulum yang ditetapkan 144 SKS. IPK minimal 2,00. Jumlah SKS untuk nilai D maksimal 15% dari total SKS beban studi. Nilai […]</p>
<p>Proses pemberian sertifikat kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan obyektif melalui uji kompetensi yang mengacu pada standar kompetensi kerja baik yang besifat nasional, maupun internasional. Pelaksanaan uji kompetensi di maksudkan sebagai sarana untuk mendapatkan bukti-bukti yang valid, berlaku sekarang/terkini/serta otentik sebagai dasar apakah peserta uji sudah kompeten atau belum kompeten […]</p>
<p>Sidang skripsi adalah gerbang perjuangan akhir bagi seorang mahasiswa untuk memperoleh sebuah gelar. Setelah bertahun-tahun mendalami  teori  semasa perkuliahan hingga menyusun karya ilmiah yang syarat dengan penelitian. Berhadapan langsung dengan 3 dosen penguji memang sedikit membuat para mahasiswa menjadi  merasa takut ataupun kuatir dengan pertanyaan-pertanyaan yang tidak bisa terjawab. Hal […]</p>
<p>Kontes Robot Indonesia (KRI) 2018 tingkat nasional kembali diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang akan digelar pada 12-13 Juli di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Tim Robot Program Studi Teknik Elektro Universitas Hang Tuah Surabaya hari ini berlenggang untuk bertanding lagi KRI nasional 2018. Tim robot beroda […]</p>
<p>Sumber daya energy ke depan tidak lagi dijadikan sebagai komoditas, tetapi sebagai modal pengembangan Nasional. Arah kebijakan energy kedepan, pemerintah memetapkan target energi bauran jangka pendek sebesar 23 persen pada 2025 dengan kapasitas penyediaan energi sebesar 400 Million Tonnes Of Oil Equivalent  (MTOE). Untuk tahap jangka panjang sebesar 31% pada […]</p>

Student Activity HIMA TEKTRO

LABORATORY

Teknik Elektro dilengkapi dengan fasilitas laboratorium untuk menunjang kegiatan praktikum maupun riset mahasiswa. Empat laboratorium yang ada di Teknik Elektro Univeritas Hang Tuah adalah sebagai berikut :

Lab. Mesin Listrik

Featured Image

LAB. KONVERSI ENERGI LISTRIK

Featured Image

LAB. ELEKTRONIKA

Featured Image

LAB. TEK. INFORMASI DAN KOMP

Featured Image

About Us

Jurusan Teknik Elektro merupakan salah satu dari 5 jurusan yang ada di fakultas teknik dan ilmu kelautan. Jurusan teknik elektro berdiri pada tahun 1996 dengan Status Terdaftar pada tanggal 23 Oktober 1996 berdasar Skep. Mendiknas No. 506/DIKTI/Kep/1996. Jurusan Teknik Elektro mempunyai 2 (dua) konsentrasi yaitu: Konsentrasi Elektronika dan Konsentrasi Energi Listrik, dengan penambahan keilmuan dibidang listrik perkapalan dan elektronika perkapalan. TEKNIK ENERGI LISTRIK, pada konsentrasi ini, mahasiswa mempelajari : teknik konversi energi, teknik transmisi dan distribusi tenaga elektrik, sistem interkoneksi, teknik elektrik kapal, penggunaan motor elektrik, teknik pengaturan dan pengamanan, pemakaian komputer untuk perhitungan dan perencanaan sistem tenaga, instalasi listrik kapal, elektronika navigasi, serta penggunaan motor listrik di perkapalan. TEKNIK ELEKTRONIKA, pada kontrasi ini, mahasiswa mempelajari : rangkaian dan komponen elektronika, rangkaian integrasi, perencaan sistem elektronika, teknik pembuatan komponen, elektronika kedokteran, penggunaan instrument elektronika, analisis serta data dengan komputer, elektronika terapan dibidang industri terutama industri peralatan kedokteran, elektronika navigasi kapal.

VISI

Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi elektro dengan penambahan bidang keahlian elektro industri maritim.

MISI

Menghasilkan sarjana yang berkemampuan dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) elektro dengan penambahan keahlian bidang elektro industri kemaritiman yang memiliki semangat kebangsaan, berwawasan maju, berbudi luhur, disiplin dan mampu mandiri.

Tujuan

Tujuan pendidikan program strata-1 di jurusan Teknik Elektro adalah menghasilkan sarjana Teknik Elektro yang memiliki pengetahuan dan keterampilan profesional sebagai bekal untuk bekerja sebagai tenaga ahli dalam bidang Teknik Elektro khususnya Teknik Elektro Kelautan/Perkapalan.

Services

KALENDER AKADEMIK

Kalender akademik 2017-2018

Read More

KURIKULUM PROGRAM STUDI

Silabus mata kuliah

Read More

JADWAL KULIAH

Jadwal kuliah semerter ganjil 2017-2018

Read More

workshop robot

Salah satu wadah mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan dan kreatifitas dibidang robotik

WORKSHOP ROBOT

MAHASISWA PRODI TEKNIK ELEKTRO MERAIH IPK DAN EPT TERTINGGI

Yudisium merupakan proses penentuan kelulusan dan  pengecekkan seluruh kegiatan mahasiswa selama masa studi. Mahasiswa wajib mengikuti yudisium dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. Telah menempuh seluruh beban studi sesuai dengan kurikulum yang ditetapkan 144 SKS.
  2. IPK minimal 2,00.
  3. Jumlah SKS untuk nilai D maksimal 15% dari total SKS beban studi.
  4. Nilai kredit point kegiatan mahasiswa minimal 50 point

Kemeriahan Yudisium Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan semester genap tahun akademik 2017/18 yang berlangsung pada selasa ( 14/8/2018) bertempat di gedung Pulau Miangas, sebanyak 109 mahasiswa calon wisudawan/wisudawati yang berasal dari Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan  tampak memenuhi ruangan  Aula  Gedung Pulau Miangas dengan berpakaian bertema pejuang. Tema tersebut diambil dikarenakan bertepatan dengan hari kemerdekaan RI yang ke 73. Mengenakan dresscode tersebut disambut dengan antusias oleh seluruh peserta yudisium. Dengan mengenakan baju doreng dan makeup totalitas ala pejuang, 32 mahasiswa Prodi Teknik Elektro mempersiapkan dengan begitu bersungguh sungguh sehingga kekompakan mahasiswa dari Prodi Teknik Elektro sangat terlihat.

Turut hadir dalam acara pelepasan wisuda kali ini adalah Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Dr. Viv Djanat Prasita, M.App.Sc. dan perwakilan alumni yaitu Bapak Darmawan Puguh yang sekarang menjabat sebagai Pengelola Teknologi Pasca Panen Dinas Perikanan dan Kelautan Prov. Jatim. Dalam sambutannya Bapak Darmawan Puguh mengatakan bahwa tujuan yudisium ini adalah guna  memberikan motivasi kepada para lulusan  agar tidak kecil hati untuk dapat bersaing di dunia kerja dengan persaingan yang begitu kompetitif hendaknya kita selaku lulusan Universitas Hang Tuah agar memiliki kebanggaan dan kepercayaan diri dikarenakan banyaknya prestasi yang telah diraih.

Yudisium kali ini terdapat 32 mahasiswa dari Prodi Teknik Elektro, yang mana pada kesempatan kali ini mahasiswa dengan predikat IPK tertinggi di Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan diperoleh oleh mahasiswa dari Prodi Teknik Elektro atas nama Lia Natasari dengan IPK 3.71. Selain itu mahasiswa Prodi Teknik Elektro juga mendapat nilai tertinggi nilai EPT yaitu diraih oleh Satria Callistasillah dengan nilai EPT 610. Prestasi Prodi Teknik Elektro pada yudisum periode II TA 2017-2018 juga mencapai 80% kelulusan tepat waktu (8 semester). BRAVO untuk TEKTRO-UHT, semoga untuk periode berikutnya bisa memberikan yang lebih baik lagi…. Aamiin

 

 

PRODI TEKNIK ELEKTRO MENGADAKAN UJI KOPENTENSI PLC

Proses pemberian sertifikat kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan obyektif melalui uji kompetensi yang mengacu pada standar kompetensi kerja baik yang besifat nasional, maupun internasional. Pelaksanaan uji kompetensi di maksudkan sebagai sarana untuk mendapatkan bukti-bukti yang valid, berlaku sekarang/terkini/serta otentik sebagai dasar apakah peserta uji sudah kompeten atau belum kompeten terhadap unit kompetensi yang diujikan. Uji Kompetensi dilakukan melalui proses penilaian (assesment) baik teknis maupun non teknis melalui pengumpulan bukti yang relevan untuk menentukan apakah seseorang telah kompeten atau belum kompeten pada skema sertifikasi tertentu. Uji kompetensi bersifat terbuka, tanpa diskriminasi dan diselenggarakan secara transparan. Prinsip-prinsip yang harus dipenuhi dalam uji kompetensi adalah valid, reliable, fleksibel, adil, efektif dan efisien,berpusat pada peserta uji kompetensi dan memenuhi syarat keselematan kerja. Adapun manfaat uji kopetensi antara lain memperluas kesempatan kerja, penanggulangan pengangguran, peningkatan daya saing usaha.

Tanggal 7-9 agustus 2018, Program Studi Teknik Elektro berkerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Elektronika Nasional Surabaya mengadakan uji kopetensi dengan skema “Pemasangan Perangkat Kontrol Industri Berbasis PLC”. Sebelum pelaksanaan kegiatan tersebut diawali dengan menandatangan Perjanjian Kerja Sama oleh Dr. Viv Djanat Prasita, M.App.Sc selaku Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan dan Prapto Rusianto,M.Si.,Psi selaku Direktur LSP Elektronika Nasional Surabaya, dimana pada perjanjian tersebut disepakati beberapa hal mengenai kesepakatan pengadaan uji kopetensi PLC dengan Prodi Teknik Elektro sebagai pelaksana TUK (Tempat Uji Kopentesi).

Pelaksanaan uji kompetensi tersebut bertujuan untuk memberikan bekal kepada mahasiswa Prodi Teknik Elektro Universitas Hang Tuah sebagai syarat lulus untuk mendapatkan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang telah diamanatkan Undang-undang, sebanyak 100 orang mahasiswa Prodi Teknik Elektro mengikuti uji kopetensi tersebut. Uji kompetensi menjadi hal yang penting, mengingat tantangan kerja saat ini yang semakin kompleks, mahasiswa diupayakan memiliki kompetensi kuat. Sehingga uji kompetensi ini nantinya sebagai bukti bahwa mahasiswa Prodi Teknik Elektro benar-benar siap jika terjun di dunia kerja. Untuk uji kopetensi kali ini pihak LSP mendatangkan lima orang asesor yaitu tiga orang dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan dua orang dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM).

Sidang Skripsi Mahasiswa Elektro UHT diuji oleh Doktor dari Empat Universitas

Sidang skripsi adalah gerbang perjuangan akhir bagi seorang mahasiswa untuk memperoleh sebuah gelar. Setelah bertahun-tahun mendalami  teori  semasa perkuliahan hingga menyusun karya ilmiah yang syarat dengan penelitian. Berhadapan langsung dengan 3 dosen penguji memang sedikit membuat para mahasiswa menjadi  merasa takut ataupun kuatir dengan pertanyaan-pertanyaan yang tidak bisa terjawab.

Hal ini tidak berlaku bagi mahasiswa Program Studi Teknik Elekto Universitas Hang Tuah pada tanggal 24-25 Juli 2018. Pada hari tersebut 23 mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Universitas Hang Tuah yang terdiri dari 14 mahasiswa konsentrasi energi listrik dan 9 mahasiswa konsentrasi elektronika, mengikuti sidang skripsi sebagai persayaratan akhir dari penyusunan karya ilmiah. Ada yang beda dengan sidang skripsi kali ini, pada periode sidang kali ini Program Studi Teknik Elektro mengundang empat doktor dari empat perguruan tinggi lain untuk diberi kesempatan menguji kemampuan penguasaan isi skripsi yang sudah dikerjakan. Keempat universitas tersebuat adalah sebagian dari universitas yang digandeng Program Studi Teknik Elektro UHT untuk menandatangani kerjasama dibidang Tri Dharma Perguruan Tinggi.  Keempat doktor yang diberi kesempatan menguji kemapuan mahasiswa Program Studi Teknik Elektro UHT adalah perwakilan dari Universitas Bhayangkara Surabaya, Universitas Trunojoyo Madura, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, dan Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Banyak tanggapan positif dari empat penguji dari universitas tersebut antara lain :

  • Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro UHT sangat mampu dan menguasai teori dan praktek dari tema skripsi yang diangkat (Dr.Ir Saidah, MT-Universitas Bhayangkara Surabaya)
  • Judul yang dianggkat sebagai tema skripsi sangat bagus (Ir. Jamaludin – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo)
  • Kesiapan metal dan penguasaan teori dasar mahasiswa sudah matang (Anang Widiantoro, MT – Universitas Muhammadiyah Surabaya)
  • Penguasaan materi mahasiswa sangat bagus (Miftachul Ulum, MT – Universitas Trunojoyo Madura

Keberhasilan mahasiswa Program Studi Teknik Elektro UHT tidak lepas dari peran dosen pembimbing dan program jam lab yang diberlakukan dan satu tahun ini. Riset group tiap lab juga sangat berperan penting dalam keberhasilan mereka meraih prestasi. Selain itu, kebijakan Program Studi Teknik Elektro UHT menganjurkan calon mahasiswa yang akan sidang skripsi untuk mengikuti seminar nasional atau internasional sangat berperan penting dalam kesiapan mentalnya. Sehingga saat mereka menghadapi ujian skripsi  sudah siap secara pemahaman materi dan mentalnya. Sehingga dari kegiatan ini juga secara tidak langsung akan meningkatkan kualitas skripsi mahasiswa. BRAVO TEKTRO UHT….

TIM ROBOT ELEKTRO MELAJU KE KRI NASIONAL 2018

Kontes Robot Indonesia (KRI) 2018 tingkat nasional kembali diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang akan digelar pada 12-13 Juli di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Tim Robot Program Studi Teknik Elektro Universitas Hang Tuah Surabaya hari ini berlenggang untuk bertanding lagi KRI nasional 2018. Tim robot beroda telah memenangkan pertandingan di tingkat regional dan lolos untuk mengukuti KRI tingkat nasional. Pembimbing robot Teknik Elektro Universitas Hang Tuah yang diprakarsai oleh Bpk Joko Subur dengan tim yang sangat solid yaitu Alizudin, Rio Winas, dan Kholid. Ketiga mahasiswa tersebut adalah mahasiswa semester tujuh yang merupakan team inti robot berkaki.

Kontes robot tingkat nasional ini akan dinilai oleh dewan juri tingkat nasional, diantaranya, Dr. Ir. Wahidin Wahab (UI), Dr. Ir. Endra Pitowarso (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya), Ir. Heru Santoso BR, M.Eng, Ph.D ( UGM), Ir. Gigih Prabowo, M.T (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya), Prof. Dr. Mauridhi Hery Purnomo (Institut Teknologi Sepuluh Nopember), Prof. Dr. Benyamin Kusumoputro (Universitas Indonesia), Dr. Eril Mozef, MS, DEA. (Politeknik Negeri Bandung), Dr. Ir. Djoko Purwanto, M.Eng (Institut Teknologi Sepuluh Nopember), Dr. Ir. Indrawanto (Institut Teknologi Bandung), Dr. Kusprasapta Mutijarsa (Institut Teknologi Bandung).

Tujuan diselenggarakan kontes ini adalah untuk menumbuhkembangkan dan meningkatkan kreativitas mahasiswa di perguran tinggi; mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi di perguran tinggi; meningkatkan kepekaan mahasiswa dalam pengembangan bidang teknologi robotika; membudayakan iklim kompetisi di lingkungan perguruan tinggi; dan mendukung pengembangan dan penggunaan sistem kontrol yang lebih maju pada rancangan robot.

17 Mahasiswa Elektro Sebagai Pemakalah di SINARFE7-1

Sumber daya energy ke depan tidak lagi dijadikan sebagai komoditas, tetapi sebagai modal pengembangan Nasional. Arah kebijakan energy kedepan, pemerintah memetapkan target energi bauran jangka pendek sebesar 23 persen pada 2025 dengan kapasitas penyediaan energi sebesar 400 Million Tonnes Of Oil Equivalent  (MTOE). Untuk tahap jangka panjang sebesar 31% pada tahun 2050 dengan kapasitas produksi sebesar 1.012 MTOE. Target tersebut ditetapkan Pemerintah untuk mendukung kemandirian Energi Nasional dan Kemakmuran Bangsa. Dalam rangka Kemandirian Energi Nasional dan Kemakmura Bangsa, Forum Pendidikan Tinggi Elektro Indonesia Wilayah Regional VII, menyelenggarakan Seminar Nasional Regional Fortei7 (SINARFE7-1) 2018 dengan Tema “Energi Baru Terbaharukan Untuk Meningkatkan Kemandirian Energi Nasional Dan Kemakmuran Bangsa”

 

Pada tanggal 10-11 Juli 2018, mahasiswa Program Studi Teknik ELektro berperan dalam kegiatan tersebut, dengan menerbitkan 12 paper dan berperan serta di workshop sebanyak 5 orang peserta. Paper yang dipaparkan merupakan hasil riset group masing- masing laboratorium yaitu meliputi main riset renewable energi, power  system, electric drive, ROV, robotic, dan elektronika.

Berikut adalah nama nama mahasiswa yang berperan serta sebagai presenter dalam seminar tersebut :

  1. Jimmi Nilda GFS
  2. Sulthon Rasyidi
  3. Fatkhorrozi
  4. Rio Meka Rizqi
  5. Yunus Yunior Pays
  6. Gian Samudra
  7. Tria Wisnu Saputra
  8. Restu Aji Mukti
  9. Agus Nurullah
  10. Yoga Bayu
  11. M Yusuf
  12. Fredian

Seminar Nasional Forum Pendidikan Tinggi Elektro Indonesia Regional VII (SinarFe7) sebagai media tahunan untuk mempresentasikan hasil penelitian para pendidik, peneliti, akademisi, dan praktisi rumpun Teknik Elektro serta platform untuk membangun atau mengembangkan hubungan kerjasama antara peserta. Hasil penelitian dan gagasan ini selanjutnya didokumentasikan dalam bentuk prosiding yang diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai perkembangan dan inovasi teknologi khususnya rumpun Teknik Elektro.

Workshop dan Penulisan Buku Ber-ISBN untuk Dosen Prodi Teknik Elektro

Selasa 10 Juli 2018 Universitas Hang Tuah Surabaya menyelenggarakan Workshop dan Penulisan Buku Ber-ISBN dengan mengundang Bpk. Joko Mumpuni – Kepala Penerbit ANDI Yogyakarta. Kegiatan ini diprakasai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Hang Tuah Surabya dalam membangun komunikasi dengan penerbit yang berkualitas dalam menjalin kerjasama Penerbitan (ISBN) dan pelaksanaan kegiatan workshop dan pelatihan penulisan buku ajar ber-ISBN bagi dosen tetap di lingkungan Universitas Hang Tuah. Dalam kesempatan kali ini selurun dosen Program Studi Teknik Elektro mengikuti kegiatan tersebut.

Tujuan dari diselenggarakannya Workshop dan penulisan buku Ajar Ber-ISBN adalah:

1.      Diharapkan dapat menambah kemampuan dosen/peserta dalam penyusunan buku ajar menjadi buku yang berkualitas dan ber-ISBN.

2.      Bagi dosen dapat meningkatan nilai KUM (Satuan Kredit untuk Mengajar) dalam kenaikan pangkat fungsional dosen dengan menjadikan buku ajar/modul menjadi buku ajar yang ber-ISBN.

3.      Bagi Institusi, Buku ajar ber-ISBN yang dimiliki oleh dosen tetap di Universitas Balikpapan dapat menambah kredit poin dalam pengajuan Borang Akreditasi ke level yang lebih baik.

4.      Dengan adanya Workshop dan penulisan buku Ajar Ber-ISBN dapat meningkatkan kualitas dosen dalam menyusun buku ajar yang berkualitas untuk tingkat nasional dan internasional.

Arek Elektro UHT sabet juara I Lomba Karya Tulis Ilmiah

Fatkhorrozi mahasiswa asal FTIK prodi Elektro UHT (Universitas Hang Tuah) angkatan 2014, berhasil menyabet juara I Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) kategori peserta tingkat Mahasiswa yang diselenggarakan oleh UHT dalam rangka rangkaian kegiatan Dies Natalis 31 dan berhak memboyong Thropy juara serta uang pembinaan senilai Rp 2.250.000 .

Dengan mengambil tema Sistem Monitoring keamanan dan kualitas air pada Keramba Jaring Apung di kepulauan Bawean, mahasiswa semester 8 ini berhasil menyisihkan 32 team, rival lawannya yang berasal dari seluruh Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta peserta LKTI yang berasal dari kota : Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Tuban, Situbondo, Banyuwangi, Ambon, Trenggalek, Nganjuk, Malang, dan Semarang.

LKTI bidang kelautan bertemakan: Inovasi Riset dan Tekhnologi, dalam rangka Penguatan Kemandirian Pengelolaan Sumber Daya Laut dan Pesisir, di buka resmi oleh Rektor UHT Dr. Ir. Sudirman, S.IP., SE., M.AP, dan di tutup oleh Wakil Rektor (WR) I Dr. Hj. Dian Mulawarmanti, drg,MS, di Ruang Seminar, gedung Rektorat P. Enggano UHT (Universitas Hang Tuah) Keputih Surabaya, Senin, 14 Mei 2018.

Selain kategori kelompok Mahasiswa, LKTI ini di ikuti pula oleh 23 team kelompok peserta dari kalangan SMA/ MA/ SMK sederajat, serta 8 team kelompok peserta dari kalangan Guru SMA/ SMP.

Terlibat langsung sebagai tim Dewan Juri LKTI bidang Kelautan untuk tingkat Mahasiswa adalah: Dr. Drs. Agus Subianto, M.Si (Dosen Fisip), Dr. Viv Djanat Prasita, M.App.Sc (Dekan FTIK), Dr. Hj. Dian Mulawarmanti, drg., M.Kes (WR I).

Tingkat Siswa SMA sederajat adalah: Dr. Hj. Ninis Trisyani, Ir., M.P,( Kepala Lembaga Penelitian Pada Masyarakat), Didik Hardianto, Ir., M.T. (Kepala Lab Material Kelautan), Dr. Rini Nurahayu, S.Psi., M.Si.(Kabag Renbang Program BPP), dan Dewan Juri tingkat Guru SMA dan SMP adalah: Dr. Nuhman, M. Kes.(Kepala LPM), Dr. Khoirul Huda, SH.,MH. (Kepala Prodi S2 Hukum), Dr. AB.Widodo, Ir., M.Sc. (Kepala KS & Humas).

Adapun kategori daftar nominasi nama unggulan sebagai pemenang LKTI bidang Kelautan UHT tahun 2018 adalah sbb:

Tingkat Mahasiswa, Juara I Fatkhorrozi (TE-FTIK UHT) tema Sistem Monitoring keamanan dan kualitas air pada Keramba Jaring Apung di kepulauan Bawean, total nilai 8,44. Juara II Fitricia Putri Rizki Ricinci, Muhammad Tri Antoro, Muhammad Rifki Abdillah (ITS), tema Oceanion, Pemanfaatan Sistem Kombinasi Typhoon Wind Turbine dan Tripple Twisted Oscillating Wave Column sebagai pembangkit listrik alternative guna mengatasi krisis listrik dan pencegah abrasi di Indonesia, total nilai 8,12. Juara III Priska Evita Setia D, Reyhan Alvaryan Ferdynanto, Putu Tahlia Krisna Dewi, (FKG-UHT) tema Porositas Scoffuld Ha-Tcp pada berbagai variasi presentasi bubuk Ha-Tcp hasil Sintesis cangkang kerang darah (Anadara Granosa), total nilai 7,76. Juara Harapan IV Imas Pupah Siti Alfauziah, Mochammad Reza Pahlevi, Ranti Aulia, (Universitas Diponegoro Semarang) tema Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Hijau (Perva Viridis) dan Daun Mangrove (Avecennia Marina) sebagai pakan ternak sapi untuk peningkatan perekonomian masyarakat pesisir. total nilai 7,69. Juara Harapan V, Nina Restiana, Dedi Siswanto, Rika Hidayati (Akademi Kelautan Banyuwangi) tema Pengembangan Strategi Transplantasi Terumbu karang menggunakan teknik Bioro guna memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan kuantitas karang di Bangsing Under Water Banyuwangi 2018. Total nilai 7.54.

Tingkat SMA/MA/ SMK sederajat:

Juara I Daniel Farros Maulana, Alya Yasmin, (SMAN I Gresik) tema Rancang Bangun Awaci (Automatic Water Circulation) sebagai Stabilisator Oksigen Air. Total nilai 8,06. Juara II Saifana Iluj Dhia Hakiki, Mohammad Holis Suddin. (SMAN 2 Situbondo) tema Strategi pengembangan Wisata Bahari Pantai Pasr Putih Kabupaten Situbondo. Total nilai 7,94. Juara III Nurrusyifa Alifia, Ammar Hafid Sabban, Muhammad Faqih Rahimi, Karapesina (SMAN Siwalima Ambon) tema Pengoptimalan potensi perikanan guna mewujudkan Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional. Total nilai 7,73.

 Tingkat Guru SMA sederajat:

Juara I Siti Juwariyah, M.Pd (SMKN I Panji Situbondo) tema Pemanfaatan pohon Mangrove (Rhizophora Mucronata) di daerah pesisir pantai Klatakan Situbondo dalam bentuk sabun untuk mengobati penyakit kulit. Total nilai 7,83. Juara II Nuning Ratna Megawati, S.Pd (SMP Islam Al Azhar 13 Surabaya) Tema Batako Abu Cangkang Kupang. Total nilai 7,46. Juara III Sunardi, S.Pd, Risa Utaminingsih, S.Pd. Defit Ekawati, S.Pd Gr. (SMAN I Gresik) Tema Optimalisasi Karang Taruna Wisata Pesisir dalam rangka mencapai kemandirian ekonomi Nasional. Total nilai 7,13.  Hadir di acara LKTI bidang Kelautan, Wakil Rektor (WR)  I-III UHT, Ketua Dies Natalis 31 dr Sakti Hoetama, Sp.U.

 

www.hangtuah.ac.id

Mahasiswa Prodi T Elektro Sebagai Pemakalah di Seminar Internasional

INCITEST 2018 International Conference On Informatics, Engineering, Science and Technology adalah salah satu seminar internasional yang diadakan oleh Universitas Komputer Indonesia di Bandung pada tanggal 9 Mei 2018. Pada seminar tersebut mahasiswa Program Studi Teknik Elektro merupakan salah satu dari sekian pemakalah yang terpilih. Nur Fadhila Sari, mahasiswa angkatan 2015 menyampaikan risetnya dengan judul “Odometry Method and Rotary Encoder for Wheeled Soccer Robot”. Riset tersebut dilakukan selama setahun dengan pembibing riset, M. Taufiqurrohman, ST, MT yang berkompetan dalam bidang robotik. Selain bertukar ilmu pada kesempatan seminar tersebut, disampaikan riset dari beberapa negara, dimana pada seminar tersebut mengundang pembicara dari lima negara, yaitu Prof. Hiroyuki Iida (jepang), Prof Weichih Hu, Ph.D (Taiwan), Dr. Phil Michael Grosch (Jerman), Prof. Tinghuai Ma (China), Dr. Yeffri Handoko Putra (Indonesia).

Selain menambah ilmu dibidang elektro, seminar riset ini merupakan kegiatan yang harus diikuti mahasiswa Program Studi Teknik Elektro sebagai wadah publikasi dari riset yang telah dilakukan. Dimana hasil tersebut merupakan hasil dari mereka melakukan kegiatan diskusi di masing-masing riset group yang telah terbentuk pada tiap-tiap laboratorium yang ada di Program Studi Teknik Elektro. Selamat untuk Nur Fahila Sari dan M. Taufiqurrohman, ST, MT untuk membawa hasil risetnya di kancah internasional.

KULIAH LAPANGAN PLTA KARANGKATES

Senin, 7 mei 2018 mahasiswa Program Studi Teknik Elektro mengadakan kegiatan kuliah lapangan di PTLTA Karangkates. Pada kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang diadakan setiap tahun sebagai wadah mahasiswa untuk belajar antara teori yang di dapat disekolah dan praktek yang ada dilapangan. Untuk kuliah lapangan kali ini wajib diikuti mahasiswa Program Studi Teknik Elektro angkatan tahun 2015.

Waduk Ir. Sutami, disebut juga Bendungan Sutami, Waduk Karangkates, atau Bendungan Karangkates, merupakan bendungan yang menciptakan suatu waduk karena tertahannya aliran Sungai Brantas. Bendungan ini dikelola oleh Perum Jasa Tirta I. Air waduk ini berasal dari mata air di Gunung Arjuno dan ditambah air hujan. Bendungan Karangkates biasa disebut Bendungan Sutami. Dibangun oleh Pemerintah Indonesia dari tahun 1961 sampai tahun 1972 dengan konsultan disain Nippom Koei. dengan menelan biaya sebesar $37,97 juta atau di masa itu sekitar Rp10 milyar.

Bendungan ini berasal dari aliran air Sungai Brantas yang mengalir dari kaki Gunung Arjuno wilayah Batu dan juga air hujan. Saat ini, kondisi air di Bendungan seperti bertambah keruh dan kotor karena polusi. Hal ini menyebabkan beberapa tahun yang lalu banyak ikan di Bendungan ini yang mati karena kekurangan oksigen. Dari keterangan yang didapat oksigen yang menipis itu merupakan dampak dari polusi limbah cair berbahaya yang berasal dari deterjen dan limbah industri yang merangsang berkembang biaknya tumbuhan algae.

Terlepas dari masalah itu, Bendungan yang punya luas sekitar 6 hektar ini didisain bisa mengendalikan banjir dengan pengaturan aliran air. Debitnya sangat besar sehingga mampu mengaliri 34.000 hektar sawah di wilayah hilir sepanjang tahun. Selain itu, Bendungan ini juga menjadi PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) dengan daya sebesar 488 juta kWh/tahun.

Pada kesempatan ini mahasiswa Program Studi Teknik Elektro belajar bagaimana prinsip dasar pembangkit listrik tenaga air yang terdapat di PLTA tersebut. Kegiatan tersebut diikuti oleh 75 mahasiswa.

KONTES ROBOT INDONESIA 2018

Direktorat Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi kembali menyelenggarakan Kontes Robot Indonesia (KRI) 2018 sebagai ajang kompetisi rancang bangun dan rekayasa dalam bidang robotika. KRI 2018 terdiri dari 5 (lima) divisi, yaitu: 1. Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI); 2. Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI); 3. Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI); 4. Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Humanoid; dan 5. Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Beroda.

KRI 2018 dilaksanakan bekerja sama dengan Perguruan Tinggi yang ditunjuk untuk menyelenggarakan Kontes Tingkat Regional dan Kontes Tingkat Nasional. Kontes Tingkat Regional akan diselenggarakan pada 4 (empat) wilayah Regional, yaitu: Regional 1 (area Sumatera), Regional 2 (area Jawa bagian barat, Kalimantan bagian barat, dan Sulawesi), Regional 3 (area Jawa bagian tengah, kalimantan bagian timur dan selatan), dan Regional 4 (area Jawa bagian timur, Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua).

Pada kesempatan ini Program Studi Teknik Elektro Universitas Hang Tuah berpatisipasi untuk mengikuti KRPAI, KRSTI, KRSBI BERODA.

KRPAI

Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) 2018 mengacu pada Trinity College International Robot Contest (TCIRC). Suatu robot dengan penggerak kaki bekerja di lapangan yang mensimulasikan rumah dengan misi menemukan dan memadamkan api lilin.

KRSTI

Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI) menampilkan robot humanoid yang dapat menari berdasarkan gerakan seni tari dan budaya bangsa di Indonesia. Robot menari dengan diiringi musik mengirim dan memperlihatkan gerakan wajib sesuai dengan tema KRSTI 2018, yaitu “Robot Penari Remo”

KRSBI BERODA

Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Beroda mengacu pada divisi Middle Size League (MSL) RoboCup Soccer League. Tema KRSBI 2018 adalah “Sepak Bola Robot Menuju Liga Sepakbola Robot Tahun 2050”. Aturan kontes diambil dari Middle Size Robot League Rules and Regulations for 2017
Pada kesempatan kali ini Prodi Teknik Elektro belum mendapatkan juara, hanya peringkat kedelapan untuk kontes robot pemadam api indonesia, namun kontes ini sangat disambut dengan antusias oleh mahasiswa.